Kemana Anda Mengetahui Produk Wisata Indonesia.

Dunia Perjalan pariwisata diperkirakan berumur sampai kini telah mencapai 178 tahun sedang dunia pariwisata Indonesia yang tergabung dalam assosiasi biro perjalan wisata kini telah berumu 49 tahun, mereka – mereka yang bergerak bidang perjalan wisata berkumpul diri yang kemudian membentuk suatu perhimpunan bernama Perhimpunan Perusahaan – Perusahaan Perjalan Indonesia yang disingkat ASITA, tepatnya pada tanggal 7 Januari 1971, yang kemudian dirubah menjadi nama Himpunan Perusahaan Perjalan Indonesia, dengan singkatannya tidak berubah yaitu ASITA. Bahwa sejak tahun 1971 hingga tahun 1975 perhimpunan ini belum dikukuhkan dalam akta notaries dan baru pada tanggal : 17 Febuari 1975 melalui rapat Dewan Pengurus memutuskan untuk mengukuhkan ASITA di dalam akta notaries. Ungkapan singkat sejarah ini mungkin banyak perusahaan perjalan ketika perkumpulan ini berdiri perusahaannya belum berdiri dan bahkan pemilik perusahaannya belum lahir. Ketika dikukuhkan ASITA di dalam akta notaries, tetap dikemukakan bahwa perhimpunan ini didirikan di Jakarta pada tahun 1971 pada hari Kamis tanggal 7 Januari 1971. Sekalipun akta notaries tersebut dikukuhkan pada tahun 1975. Organisasi ini kemudian berkembang dan kini telah berada di seluruh propinsi  Indonesia dan sebagian di Kota dan Kabupaten.

Bila disimak dalam pendirian ASITA ini para pendiri telah memikirkan begitu jauh ke depan serta harapan dan peran organisasi yang dapat di baca maksud dan tujuan dalam akta pendiriannya, sekali pun mungkin semua tahu dimasa itu tentu belum seluas saat ini baik informasi, technology, pengetahuan dan peran pemerintah terhadap kepariwisataan.

Dari maksud dan tujuan  organisasi dioriantasikan ke dalam dan keluar. Sebagai berikut :

Kedalam

    1. Memecahkan masalah – masalah yang timbul dalam pariwisata pada umumnya di bidang perjalanan khususnya
    2. Mempertinggi mutu kerja anggota
    3. Mengusahakan kerjasama di antar anggota

Keluar

    1. Menjadi perantara anggota dengan pemerintah / lembaga lainnya yang mempunyai kepentingan dalam kepariwisataan serta menyumbangkan saran – saran perkembangan semua segi kepariwisataan
    2. Menyumbangkan saran – saran yang berfaedah guna hubungan persahabatan antara para anggota dengan perusahaan – perusahaan angkatan Udara, Laud dan Darat baik nasional maupun International
    3. Memberikan pelayanan dari para anggota kepada masyarakat yang sebaik – baiknya
    4. Menghimpun dan mendorong kepariwisata

 [ dikutib dari Akta Pendirian ASITA No. 170 tahun 1975 ]

Dunia senantiasa berubah tapi pariwisata tetap akan dinamis mengikuti terhadap perubahannya, tetapi tidak pernah berubah dari pokok permasalah dan pemikirannya, yaitu terhadap kepentingan perjalanan manusia, operator penangan terhadap kegiatan pariwisata tetap akan ada.

Saat ini manusia memilih untuk melakukan suatu perjalanan kian hari kian mudah dan perlu disikapi dengan saksama oleh para tour operators terutama Assosiasi, jadi tidak heran kemudian sejak tahun 1971 berdirinya ASITA memasuki abad ke 21 dan millennial, mulai bermunculan beberapa Assosiasi perjalanan yang lebih mengkhususkan diri seperti Ampuri [ khusus masalah Haji dan Umroh ], ASTINDO [ awal berdirinya lebih diorientasikan di Ticketing ], ASATI [ Orientation  Ownership ], bahkan ASPHI [ Orientation ke Man Power / Field Man ] ASPERAPI [ Asosiasi  Perusahaan Pameran Indonesia ],  HIPAKINDO / SIPCO [ Himpunan Pengelola Adilaksana Konvensi Indonesia / The Society on Indonesian Professional Convention Organizers ] PSEO [ Penyelenggara Event Khusus atau Professional Special Events Organizer ] , yang dulu  semuanya masuk dalam perjalan atau dicakup oleh ASITA,  dan akhir – akhir ini muncul IINTOA. [ Indonesia Inbound Tour Operators ].

Dimana Anda Ingin Mendapatkan Produk Wisata Indonesia Berkualitas.

IINTOA begitu muncul terlihat cukup sexy dan banyak yang mengharapkan, termasuk pemangku kebijakan [ pemerintah ] munculnya suatu bidang professional dalam bidang pengaturan perjalan yang pemasarannya mengkhususkan diri dalam hal perjalan wisata ke dalam negeri  tentu sesuai dengan namanya yaitu pasar yang di bidik adalah pasar International  dan mendatangkan wisatawan dari manca Negara.

Memperhatikan kemunculan IINTOA rasanya tidak perlu diragukan terhadap keakhlian dan profesionalitas dalam pengaturan perjalan,  merancang products menarik bagi wisman karena orang – orang yang terlibat di dalam  adalah orang – orang  selama ini berada di rana tersebut dan mempunyai qualitas products yang berkelas [ world class ] tidak perlu diragukan.  Karena orang – orang yang terdapat dalam IINTOA seiring berdirinya ASITA yang telah berlanglang buana ke manca negara untuk mengapai pasar dunia  dan totalitas pelayanan dari mereka selama ini dapat dikatakan 0 [ Zero ] Complain. Karena mereka mampu memberikan travel consult and design dan memberikan gambaran yang lengkap dari semua kegiatatan dan attraksi di distinasi yang diinginkan dan atau yang ditawarkan, baik yang bertema – tema specific yang dapat mewakili Indonesia. Setiap kegiatan dan daya tarik dijelaskan dalam dokumen yang berisi informasi mulai dari tariff, bahasa di mana aktivitas atau daya tarik apa yang akan di dapat sehingga pasar / client mereka diseberang sana dengan mudah untuk mengambil suatu tindakan atau keputusan segera terutama dari client mereka. 

Kenapa mereka dipercaya, karena sebelum pemerintah seperti saat ini melakuakn promosi dan mengikuti pameran, orang – orang yang terdapat dalam IINTOA telah melang-lang buana mengiklankan dan memasarkan potensi dan daya tarik wisata Indonesia dan create creative products or event yang luar biasa dan juga telah melakukan interaksi business lama [ know with other ], dan bahkan mereka telah mengcristalkan diri sebagai VFR [ setiap pertemuan sudah bagaikan  Visit friends and relatives ] termasuk terhadap panduan / consult suatu perjalanan bagi mereka yang berkeinginan berwisata ke Indonesia.

Semoga kehadiran IINTOA dapat memberikan manfaat dan memberikan bimbingan kepada pemula yang berkeinginan bergerak sebagai Inbound Tour Operator Business, serta mampu menjaga dan membangun harmonitas bagi anggotanya serta memberikan masukan – masukan kepada pemerintah [ seperti founder assosiasia perjalan sebelumnya ] dan menjalankan dalam travel inbound business yang bertanggung jawab sebagaimana yang disampaikan oleh Drs. I Gede Ardhika  selaku Menteri Pariwisata pada periode 2001 – 2004 dalam virtual video conference beberapa waktu yang lalu, dan juga mewujudkan mimpi dari beliau yang sudah lama terhadap munculnya professional profession seperti IINTOA ini.

Share with:

FacebookTwitterGoogleTumblrStumbleUponLinkedInPinterestDigg


Categories

About the Author:

Teamwork makes the dream work, but a vision becomes a nightmare when the leader has a big dream and a bad team.

Leave a Reply