Menjadi Sebuah Kado Yang Indah Kehadiran Badan Promosi Pariwisata DKI Jakarta

publish-news_2-publish

FGD Pembentukan Badan Promosi Pariwisata Propinsi DKI Jakarta yang diselenggarakan pada tanggal 15 Desember 2016 berhasil menembus kebuntuan terhadap pembentukan Badan Promosi Pariwisata DKI Jakarta dan tentu akan menjadi Kado bagi pariwisata Jakarta dalam menyambut tahun 2017 dan gubernur barunya.

Sekertaris Daerah Biro Perekonomian Propinsi Daerah Khusus Ibu Kota Jakarta bersama-sama Deputi Gubernur  Kepariwisataan di Lantai 7 Ruang Rapat Deputi Gubernur Propinsi DKI Jakarta dengan beberapa nara sumber dan stakeholder pariwisata seperti; GAHAWISRI [ Gabungan Pengusaha Wisata Bahari ]; DPD ASITA [ Association Indonesia Travel Agency ] DKI, DPD APPBI [ Association Pengelola Pusat Belanja Indonesia ], PUTRI [ Perhimpunan Usaha Taman Rekreasi Indonesia ], LSPPI [ Lembaga Study Pengembangan Pariwisata Indonesia ]  serta asssosiasi lainnya, bersama-sama SKPD dilingkungan Pemda DKI seperti ; Biro Hukum, Perekonomian, Pariwisata dan Budaya mengadakan Fokus Discussion Group tentang Pembentukan Badan Promosi Pariwisata Daerah Propinsi DKI Jakarata.

Acara FGD Pembentukan Badan Promosi Pariwisata DKI Jakarta pada jam 10:00  dibuka langsung oleh Assistant Deputy Governor For Tourism H.Eldi Andi, SE,MM dan sekaligus menjadi moderator di FGD ini, acara FGD ini diawali dengan mengabsen siapa-siapa yang hadir di forum ini kemudian dilanjutkan sambutan singkatnya, bahwa dalam rangka membangun Pariwisata DKI dan hasil pertemuan diberbagai pertemuan di tingkat Internasional seperti di Forum World Tourism City Federation serta DKI selaku Fonder dari Federation ini memandang perlu untuk di tahun 2019 untuk memenangkan tempat penyelenggaraan di Jakarata yang di Federation ini mempunyai anggota lebih dari 168 anggota Kota Pariwisata sedunia serta lebih dari 80 non institution city member, tentu ini merupakan ajang promosi pariwisata yang sangat effective bila DKI mampu memanfaatkan Federation ini, disamping pada tahun 2018 DKI akan menjadi tuan rumah ASEAN Game tentu kehadiran Badan Promosi Pariwisata akan menjadi hal yang sangat penting.

index_1Dalam Fokus Discussion Deputi Kementerian Pengembangan Kelembagaan Prof. Dr H.M.Ahman Sya memaparkan dan telah menyampaikan tentang program yang terdapat di Kementrian Pariwisata di tahun-tahun mendatang dan menyampaikan bahwa pembangunan Indonesia bahwa resources Indonesia, Migas dan lainya tendensi menurun dan hanya pariwisata yang menunjukan graphic naik terus, Prof Ahman menyampaikan bahwa DKI Jakarta memberikan share contribution sebesar 30% dari kunjungan wisata sedangkan Bali hanya 40% dan sisanya adalah lain-lain destination. Pada kesempatan tersebut disampaikan seluruh anggaran di Kementrian 70% dipergunakan untuk kepentingan promotion, Dalam pembangunan dan promotion diperlukan adanya Tourism in Corporation. disampaikan juga bahwa saat ini spending wisatawan mancanegara rata-rata sebesar 1,280,7 USD dan lama tingggal 17 sampai 18 hari. Disampaikan bahwa Badan Promosi Pariwisata berdasarkan Undang-Undang adalah merupakan suatu Badan yang independen sehingga mengenai dana tidak semata-mata digarap dari Pemerintah tapi Badan ini harus mampu survival – tepi tentu Pemerintah akan sangat memperhatikan Badan ini dan memberikan bantuan sebagaimana mestinya.

Pandangan yang disampaikan oleh ASITA DKI – Yongkie; menyampaikan bahwa Badan Promosi Pariwisata dipandang sangat diperlukan dan perlu memperhati product and service quality, jangan sampai product yang tidak berqualitas juga ikut dipasarkan ini bahkan akan menimbulkan bad image terhadap pariwisata Indonesia khususnya DKI, menyinggung mengenai tariff saat ini para Biro Perjalanan serta tourism supply lainnya melakukan banting-bantingan harga sehingga aspek qualitas di nomor duakan.

index_2Suatu pesan disampaikan juga oleh Ketua ASITA DKI bahwa selama ini di DKI yang tidak mempunyai institusi Badan Promosi sehingga DPD ASITA harus menanggulangi berbagai permasalah pariwisata di DKI termasuk harus berperan memperkenalkan DKI dengan seluruh potensi products pariwisata yang ada, sudah lama DPD ASITA membuka pasar Timur Tengah yang kini dapat dirasakan. suatu yang sangat prihatin bahwa sampai saat ini anggota ASITA DKI harus melakukan rekaya tours itinerary, karena bila tour itinerary ada menyebutkan berkunjung ke Jakarta sehingga kemungkinan besar wisatawan tidak berminat untuk membeli paket yang ditawarkan sehingga para anggota harus merekayaka route perjalanan seperti ” bila setiba di airport Cengkarenga – Note : terpaksa harus kami sebut Banten / Tanggerang karena bila disebut Jakarta besar kemungkinan wisatawan juga akan batal mengambil paket yang dirancang  –  lalu dilanjutakan perjalan ke Bogor walaupun ke Bogar masuk ke Jakarta Juga ” sampai segitunya para anggotanya harus melakukan rekayasa jalur perjalan.  dikesempatan tersebutnya disampaikan bahwa dengan adanya Badan Promosi Pariwisata DKI yang sudah lama ditunggu kehadirannya tentu akan dapat memberikan dampak pasitive dan setitik harapan bagi masyarakat pariwisata DKI untuk mengembangkan Pariwisata di DKI yang begitu besar potensinya.

Dari APPBI yang hadir secara langsung ketuanya Ellen Hidayat menyampaikan bahwa kegiatan event Jakarta Great Sales selama ini dijalankan melalui suadaya para anggota dan tidak sedikitpun mendapatkan dukungan dari pemerintah terutama mengenai bantuan dana, kesempatan diforum ini disampaikan juga bahwa Jakarta memiliki potensi seperti Mall yang rasanya sangat luar biasa yang terdapat di DKI – tidak ada diseluruh negara ASEAN memiliki Mall yang sangat exclusive dan itu bukan hanya satu, sehingga wisata belanja akan merupakan suatu potensi besar dan mampu menarik kunjungan wisatawan manca negara.

index_5Dari GAHAWISRI – Didien Junaedy yang juga selaku ketua GIPI [ Gabungan Industri Pariwisata Indonesia ] yang juga hadir dalam FGD ini menyampaikan, bahwa Jakarta memiliki potensi wisata yang luar biasa dan satu-satunya ibu Kota yang memiliki wisata bahari seperti yang terdapat di pulau Seribu, beliau juga menyampaikan pengalaman ketika duduk di Badan Promosi Pariwisata Indonesia, dimana seluruh pengurus tidak di gaji dan memerlukan insan pengurus yang mempunyai dedikasi tinggi bila kelak Badan Promosi Pariwisata ini di Bentuk – sampaikan juga bahwa rasanya pemerintah kurang serius terhadap pariwisata oleh karena itu diperlukan suatu political will dan commitment dari pemerintah lebih serius untuk menggarap sektor yang satu ini.

Sedangkan dari assosiasi Ratail Indonesia menyampaikan bahwa Badan ini perlu ditangani secara profesional dan juga diberikan kewenangan yang untuk mengambil langkah-langkah kebijakan bila hal tersebut tidak dimiliki rasanya badan ini tidak mampu menjalankan roda organisasi sebagai mana yang diharapkan sebagai organisasi yang independen dan profesional.

Disekempatan yang sama Nico Lumanauw yang juga diundang sebagai nara sumber oleh Sekertaris Daerah Biro Perekonomian Propinsi Daerah Khusus Ibu Kota Jakarta untuk dapat memberikan gambaran dan langkah-langkah tentang pembentukan Badan Promosi serta, disampaikan sesuai dengan amanah Udang-Undang Pariwisata bahwa Badan Promosi mempunyai fungsi :

  • Badan Promosi Pariwisata Indonesia mempunyai tugas: a. meningkatkan citra kepariwisataan Indonesia, b. meningkatkan kunjungan wisatawan mancanegara dan penerimaan devisa, c. meningkatkan kunjungan wisatawan nusantara dan pembelanjaan, d. menggalang pendanaan dari sumber selain Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara dan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan, e. melakukan riset dalam rangka pengembangan usaha dan bisnis pariwisata.
  • Badan Promosi Pariwisata mempunyai tugas sebagai: a. koordinator promosi pariwisata yang dilakukan dunia usaha di pusat dan di daerah, b. mitra kerja Pemerintah dan Pemerintah Daerah. ‘

Tujuan Utamanya adalah             :

  1. Meningkatkan kualitas layanan dan produk untuk menawarkan nilai yang lebih baik kepada para wisatawan . Mempromosikan pengembangan perusahaan berkualitas tinggi baru
  2. Meningkatkan keragaman produk yang ditawarkan dalam industri pariwisata untuk memperbaiki total pendapatan negara        .
  3. Bawa Seychellois Kreol budaya dan sejarah ke garis terdepan dalam industri pariwisata .
  4. Mencari jalan baru untuk pengembangan produk wisata baru budaya, sejarah, lingkungan dan masyarakat setempat       .
  5. Buat kolam berkelanjutan sumber daya manusia terlatih dengan baik dan berkualitas Efektif Melaksanakan lokalisasi pekerjaan di industri pariwisata .
  6. Melakukan kerjasama erat di antara Instansi Pemerintah dan sektor swasta untuk keberhasilan pengembangan industri dan promosi pariwisata
  7. Meningkatkan Peran Masyarakat  dalam pengembangan dan mengetahui tentang keberadaan pariwisata didaerahnya
  8. Mengembangkan Industri Eco -Tourism berkelanjutan

Dari Abstrasi yang disampaikan dapat digambarkan bahwa : Apakah betul Indonesia ingin menjadikan pariwisata sebagai Industry ? keinginan itu didorang dengan kayanya potensi alam dan budya ? serta di ubahnya Undang Undang Pariwisata No. 10 2009 yang telah mengamanahkan di dalam Undang-Undang bahwa pariwisata telah berubah dari Jasa Usaha Pariwisata menjadi Industri Pariwisata.  Apakah cukup didorong dengan memiliki potensi alam dan budaya? Dan rubahnya Undang-Undang.

Promosi adalah suatu stragi business guna melakukan komunikasi dengan pihak-pihak lain tentang potensi yang dimiliki dan pelayanan yang dapat diberikan. baik melalui call visit, business meeting, media cetak dan electronic merupakan bagian integral dari suatu strategi. setiap bagian promosi adalah bagian yang tak terpisahkan dengan pemasaran.

Pengeembangan strategi promosi effective tidak cukup sekedar menyadari dari alat promosi. karena promosi adalah suatu proses yang bersifat berkelanjutan yang banyak memerlukan perencanaan. sedangkan strategi hanya suatu rencana yang cermat. dalam suatu tingkat effectivitas, strategi promosi tidak saja cukup mengadakan suatu acara, lebih dari itu kulture dan atmosphere terhadap acara yang akan diselenggarakan menjadi hal penting dalam melakukan kegiatan atau acara, didalam melakukan promosi juga tidak tergantung pada berapa banyak uang yang akan dipergunakan ke dalam acara tersebut. sedangkan hasil effective dari kegiatan promosi adalah ketelitian dalam perencanaan dan konsistensi yang akan dilaksanakan. Sederhananya, sebuah Strategi Promosi adalah rencana eksekusi untuk mempromosikan bisnis, dengan menggunakan biaya dan alat promosi yang efektif, dengan cara yang kemudian mempu menumbuhkan pengakuan, menguntungkan dan eexposure dari bisnis / kegiatan. Sederhananya sebuah strategi promosi adalah suatu rencana eksekusi promosi business yang telah direncanakan dengan menggunakan biaya yang paling ekonomis serta alat / event kegiatan promosi yang effective, dengan cara bagaimana menumbuhkan pengakuan terhadap product atau event yang diselenggarakan serta exposure dari acara promosi dan tidak saja menguntungkan bagi penyelenggara, tapi lebih dari itu harus dapat menguntungkan kepada para pihak yang membeli atau mengikuti event yang diselenggarakan.

Mengapa dan Kenapa Perlu Strategi Promosi ?
peserta dan materi promosi harus mampu memberikan kepercayaan terhadap kegiatan dan timbul suatu kepentingan bagi setiap aspek serta mampu menunjukan apa yang akan dilaksanakan dan atau diperkenalkan kepada mereka, dan mampu memberikan suatu keterpaduan strategi promosi bagi peserta atau client yang kemudian peduli terhadap produk / event yang diselenggarakan

bila hendak membuat suatu program promosi diperlukan, dan memiliki perencanaan atau road map yang artinya dalam strategi promosi tidak saja terselenggaranya suatu kegiatan melainkan harus memiliki suatu system akhir dari suatu kegiatan dengan alat atau methoda yang terukur terhadap kegiatan dan atau media itu sendiri.

Bagaimana  Membuat Strategi Promosi ?
Ketika hendak membuat suatu promosi  atau event diperlukan suatu data dan bila tidak memiliki dapat meminta konsultasi yang dapat memberikan panduan terhadap mereka yang akan merencanakan terutama yang akan melaksanakan dan atau membuat suatu produk, promotion adv.  agar langkah-langkah yang akan dilakukan dapat mencapai keberhasilan

manfaatkan anggaran pemasaran yang tersedia dengan ide-ide inovative untuk kepenting organisasi serta produk dan staff dengan produk promosi, dan hadiah business yang dapat diberikan kepada client anda. beribu cara dalam suatu stragi promosi yang dapat dikerjakan, dan jangan malu berkonsultasi atau berkoloberasi dengan pihak-pihak terkait serta mendiskusikan materi atau event yang akan diselenggarakan dan menjelaskan products atau event yang akan diselenggarakan sehingga mendapatkan hasil yang maksimal dan tepat untuk membuat suatu bagian dari kegiatn promossi dan atau mencari suatu bentuk kegiatan

Adapun dari hasil kesimpulan dari Focus Group Discussion dapat disimpulkan ; 1).Bahwa dari seluruh peserta memberikan gambaran serta usulan bahwa  Badan Promosi Pariwisata DKI penting dibentuk dan dipandang sudah sangat mendesak untuk segera dibentuknya. 2). Bahwa Pemerintah DKI dengan bersungguh-sungguh ingin membentuk Badan Promosi Pariwisata Daerah seiring berbagai program untuk tahun – tahun mendatang berbagai event dan kegiatan yang akan dilakukan di DKI diperlukan suatu sosialisasi dan promosi keseluruh penjuru dunia dan atau pasar wisata. Terbagun Badan Promosi Pariwisata DKI yang penuh inovative, kreative dan memiliki energitas membawa pariwisata DKI yang paling advance sehingga Badan Promosi Pariwisata DKI dikemudian hari mampu menghasilkan suatu promostion and management yang senantiasa dinamis serta penuh inovative.

Share with:

FacebookTwitterGoogleTumblrStumbleUponLinkedInPinterestDigg


Categories

About the Author:

Teamwork makes the dream work, but a vision becomes a nightmare when the leader has a big dream and a bad team.

Leave a Reply

Translate »