Mengamati Virtual Travel Mart & Trade Fair 2020

Online Travel Mart and Fair 2020

Menghadapi masa COVID 19 beberapa negara tidak tinggal diam dan mengeluh tapi apa yang dilakukan New Change sebagaimana yang telah terlabih dahulu disampaikan di pasca pendemic yang diperkirakan pasti akan terjadi suatu New Challenges and Impact and Changes baik dibidang technology, Business, Management dan Social,  diberbagai bidang termasuk bidang pariwisata. Bila kita amati bahwa beberapa negara seperti  Uni Admired menyelenggarakan Arabian Travel Mart  selama 3 hari dari tanggal 1 s/d 3 Juni 2020.

China, Spain telah memulai melakukan beberbagai inovasi dan kreasi serta aktivitas di bidang pariwisata. Madrid secara awal telah membangun virtual tour 3 D, Uni Admired Arab melakukan Virtual Travel Mart, dan China, di tanggal 17 s/d 23 Juni akan melakukan Canton Fair juga melalui Online Virtual.  sedangkan kita di Indonesia masih ribut dan bekutak dan melakukan pembahasan melalui Visual Video Meeting, masalah yang dibahas COVID 19 dan New Protocol sedangkan dari negara lain sudah mengapplikasikan terhadap perubahan baik dari sisi technology dan business, serta melakukan interaksi melalui visual, serta management pemasaran dan buyer bagi tours operator / buyer. dimana dari visualizes, bagaimana pelaku melakukana generative, dan explorative transformation, dan social and emotional intelligence lainnya dengan mempergunakan Technology serta mempersiapkan.

Diadakannya ATM Virtual Arabian Travel Mart bertujuan dan fokus pada pasar wisata perjalanan outbound China yang potensial. Dengan penyebaran coronavirus yang terkendali, dan pertumbuhan perjalanan wisata domestik, profesional perjalanan mencari ke pasar wisata Cina untuk memulai perjalan wisata [ pariwisata ] internasional Salah satu acara yang paling ditunggu selain adanya contact buyer and seller ada hal yang lebih penting  selama 3 hari mengamati dan mengikuti Virtual Arabian Travel Mart dimana peserta dapat mengetahui dan mengikuti seminar yang disampaikan oleh para akhli dan melihat secara mendalam terhadap potensi wisata outbound China untuk pasar sekarang dan tampak sekarang China yang awal mengumumkan adanya Covid 19 telah mampu mengendalikan dan menjalan ekonomi pariwisata dalam negeri mereka dan telah tumbuh kembali, dimana para hotel kini telah menjalankan businessnya dan mampu mencapai sekitar 45% occupancy, melihat perkembangan tersebut, banyak para profesional biro perjalan Timur Tengan mencari wawasan tentang keadaan pasar di China saat ini dan yang lebih penting, bagaimana dan kapan untuk dapat dimulai meraih pasar wisata outbound China yang diketahui cukup besar setiap tahunnya. Menurut Daniel Cutis, DIrektur Pameran Timur Tengah Perjalan Arab mengatakan travel dan profesional pariwisata diseluruh dunia tidak perlu mengingat bahwa adanya paristiwa yang pariwisata adalah merupakan industri global yang paling terdampak buruk dengan adanya covid 19, tetapi kita perlu melihat China bahwa kini pasar wisata China telah greenshoots dengan kata lain mampu pulih kembali.  Hal tersebut dapat diamati ” Rebound Perjalan wisata dalam negeri begitu cepat kembali selama Golde Week Holiday pada bulan Mei di China,  dimana dapat dilihat peran integral industri pariwisata global pasca ditutupnya seluruh perbatas dikarenakan pandemic Covid 19 , tapi kini sebagaimana dilaporkan oleh pelaku usaha perhotel di China kini telah mencapai 45% sebagaimana yang diutarakan diatas dan kawasan wisata / resort mencapai sekitar 70%, persentasi tersebut menunjukan peningkatan yang sangat significant.  selama mengikuti 3 hari dapat diketahui bagaimana para wisatawan dunia dan khususnya wisatawan China terhadap fokus terhadap pontensi pemulihan destinasi untuk mereka melakukan perjalan keluar dan bagaimana para outbound traveler mengubah cara mereka melakukan akses informasi tentang tujuan perjalan keluar negeri dan melakukan kontak dengan hotel baik local termasuk terhadap para tours operator dan ground handler  Dipertemuan Virtual Travel Mart akan bertemu para akhli dan akan berbagi pendapat dan pengalaman mereka tentang cara mengatasi krisis yang saat ini dihadapi dengan terlebih dahulu mengidentifikasi pola buyer baru yang dihadapi serta permintaan dan cara inovasi untuk mencapai customer dan tentu yang utama adalah meningkatkan kemitraan antar buyer and seller. Sederet para pakar pariwisata hadir dalam Virtaul Travel Mart dalam seminarnya yang betul2 kridibel seperti Dr. Wu yang bersangkutan adalah CEO CBN Travel & MICE dan World Travel Online yang memiliki potal perjalan yang termuka dengan Wide Web  yang menyediakan informasi terhadap seluruh perjalanan domestic dan outbound products yang menangan jutaan wisatawan dari Tiongkok.  Pada hari kedua ikut dalam pembicaraan dan memberikan pandangan dengan penalis yang berlangsung selama dua hari diikuti juga Dr. Taleb Rifai Ketua Intitute Perdamaian International untuk bidang pariwisata [ IIPT ] / International Institute of Peace for Tourism dan mantan Jenderal UNWTO H.E. Khalid Jasim Al-Midfa, Chairman dari Sharjah Commerce dan Otoritas Pengembangan Pariwisata; Helen Shapovalova, Pendiri & Direktur, Pan Ukraina; Lisa Dinh, Direktur Pariwisata Tony Ong, Chief Business Officer dan Vice Presiden HCG International Travel Group, yang memiliki lebih dari 7000 agen perjalanan lokal di seluruh Tiongkok turut mengisi dalam kegiatan seminar dan Virtual Travel Mart ini.

 Beberapa Topic Webinar Dialogue  

  1. Daniel Cutis Exhibition Director Arabian
  2. Travel Mart The Future Cooperative Travel
  3. Travel News Business Travel In The Post Covid 19 World
  4. Lasted travel update projection and upcoming trend and focus on near,- and long term travel prospect
  5. Challenges face today by travel provider
  6. Middle East : The new Asian Source Market
  7. Collaborative Tourism Practice to Advance Tourism Market
  8. Dragon Tail Interactive : How Technology can empowering  the inbound and outbound Industry in China
  9. Responsible Tourism and COVID Impact Middle East Domestic Travel Prospect Insight Out  

CANTON FAIR ONLINE 2020

Kegiatan Pameren Canton Fair yang dilaksanakan selama 63 tahun telah memberikan contribusi cukup besar di bidang MICE baik bagi pengusaha [ trader ] maupun tenaga kerja, keberhasilan Canton Fair senantiasa diikuti dari berbagai industri dan trade, dan Canton Fair kali ini merupakan pameran pertama melalui Virtual / Online.  

Canton Fair dilakukan melalui online berdasarkan keputusan dari Kementerian Perdagangan Republik Rakyat Tiongkok yang telah memutuskan Canton Fair ke 127 dilaksanakan secara online, mulai dari tanggal 15 s/d 24 Juni 2020.  sekarang pelaksana sedang mempersiapkan applikasi technologi dan layanan pendukungan lainnya dan tentu ini akan merupakan pengalaman online bagi semua peserta. pelaksana kini berusaha keras menyiapkan seluruh system dalam pengadaan Canton Fair Online ” yang sangat istimewa dan penting yang sebelumnya tidak pernah terjadi dan atau belum pernah dilaksanakan.  kegiatan ini tentu akan menjadi pengalaman pertama baik bagi exhibitor atau buyer yang mengikuti Canton Fair Online ini.  melalui online ini tentu diharapkan bagi peserta mampu mendapatkan peluang business walau pun dalam suasana new normal atau corona, kegiatan MICE tetap dapat dilaksanakan walaupun situasi yang sedang dihadapi saat ini. yang pada umumnya sedang stay at home, physical distancing tapi business tetap diusahakan berlangsung.


Share with:

FacebookTwitterGoogleTumblrStumbleUponLinkedInPinterestDigg


Categories

About the Author:

Teamwork makes the dream work, but a vision becomes a nightmare when the leader has a big dream and a bad team.

Leave a Reply